Pages

Showing posts with label sagu. Show all posts
Showing posts with label sagu. Show all posts

Thursday, April 3, 2014

Sagu Bahan Makanan Pengganti Nasi Yang Sehat Untuk Tubuh

 Sudah hampir 2 bulan ini beta dan keluarga menerapkan pola makan sehari sepiring nasi. Awalnya bingung juga makanan apa yang bisa kita makan sebagai pengganti nasi. Tapi untungnya di Ambon ini beta punya banyak teman dari berbagai daerah, Jawa, Maluku, Makassar, juga Palopo. Puji Tuan dari perbedaan itu membuat kita bersatu. Kita sering share dalam berbagai hal, termasuk makanan yang sering kita makan. Ini dia,makanan alternative pengganti nasi yang sering kita konsumsi. Berikut beberapa bahan pokok yang terdapat di Indonesia, dengan uraian kandungan gizinya yang tak kalah baik bila dibandingkan dengan nasi putih. 
  • Kentang
     Kentang termasuk dalam lima kelompok besar makanan pokok dunia selain gandum, jagung, beras, dan juga terigu. Sebagai sumber karbohidrat , kentang juga mengandung vitamin dan mineral yang cukup tinggi.
  • Sagu
Tidak banyak lagi orang yang tahu kalau Indonesia adalah Negara terbesar yang memiliki areal tanaman sagu
  • Talas
Talas juga berpotensi menjadi makanan pokok selain beras karna mengandung karbohidrat dan zat gizi lainnya kandungan karbohidrat pada talas cukup tinggi meskipun tidak sebesar singkong, beras, maupun gandum. Kandungaan terbesar dari karbohidrat talas adalah pati yang mencapai 77,9 persen, pati umbi talas terdiri atas 17-28 persen amilosa, sisanya 72-3 persen adalah amelopektin.
  • Singkong
Salah satu umbi yang memiliki nilai strategis  sebagai pengganti ansi putih adalah singkong. Umbi singkon mengandung karbohidrat sangat tingi, berkisar 34-38 gram per 100 gram

Dari beberapa bahan pokok pengganti nasi diatas, saya akan menelusuri lebih dalam seputar sagu. Sagu adalah jenis makanan yang sering dikonsumsi oleh masyarakat di Indonesia. Jenis makanan ini banyak ditemui di wilayah Indonesia bagian timur seperti Maluku dan Irian serta sebagian di wilayah Sulawesi.  Beras hanya dikonsumsi pada saat waktu tertentu saja, selebihnya mereka akan mengkonsumsi sagu, jagung, umbi-umbian dan ketela. Jenis makanan pokok ini berasal dari sari pati umbi-umbian, sering digunakan sebagai bahan makanan lainnya. Sagu sebenarnya memiliki peran yang sama seperti beras dan jagung pada umumnya yaitu sebagai sumber makanan pokok yang mengandung unsur karbohidrat.




Sagu dimakan dalam bentuk papeda, semacam bubur , atau dalam bentuk-bentuk yang lain. Sagu sendiri di jual sebagai tepung curah maupun yang dipadatkan dan dikemas di daun pisang. Selain itu, saat ini juga sagu di olah menjadi mi dan mutiara.



            Sebagai sumber karbohidrat, sagu memiliki keunikan karena di produksi di daerah rawa-rawa (habitat alami rumbia). Kondisi ini juga memiliki keuntungan ekologis tersendiri, walaupun secara ekonomis kurang menguntungkan (menyulitkan distribusi) .

     Tanaman sagu dikenal dengan nama kirai di jawa barat, bulung, kresula, bulu, rembulung, atau resula di jawa tengah; lapiaata u napia di Ambon. Tumbadi gorontalo. Pogalu atau tabaro di tanah toraja.

Manfaat sagu : 

Sagu bukan hanya bisa dijadikan sebagai sumber makanan pokok. Sagu bisa juga digunakan untuk obat sakit perut seperti:
1. Perut kembung
2. Mencret
3. Buang air besar dengan darah
4. Muntah-muntah.
5. Semua gangguan perut.

Manfaat pohonnya:

a. Pelapahnya dipakai sebagai dinding atau pagar rumah.
b. Daunya sebagai atap.
c. Kulit atau batangnya merupakan kayu bakar yang bagus.
d. Aci sagu(bubuk yang di hasilkan dengan cara mengekstraksi pati dari umbi atau empulur batang) dapat diolah menjadi makanan.
e. Sebagai makanan ternak.
f. Serat sagu dapat dibuat hardboard atau bricket bangunan bila dicampur dengan semen.
g. Dapat di jadikan perekat (lem) untuk kayu lapis apabila rantai glukosa dalam pati potong menjadi 3-5 rantai glukosa (modifief starch) dapat di pakai untuk menguatkan daya adhesive dari proses pewarnaan kain pada industry teksti.
h. Dapat diolah menjadi bahan bakar methanol bensin.

Sumber :
- Masketer-zchual
- Alisha Setiawan - Kesehatan 123



Tuesday, March 18, 2014

Resep: Ongol-Ongol Sagu


 
Sagu berasal dari maluku dan Irian, karena itu sagu mempunyai arti khusus dan nilai-nilai yang terkandung dalam pemanfaatan sagu sebagai bahan pangan tradisional bagi penduduk setempat. Sagu merupakan sumber karbohidrat, sehingga dikomsumsi sebagai makanan pokok, biasa dimakan dalam bentuk papeda (biasanya dikonsumsi  dengan lauk-pauk seperti ikan), semacam bubur, atau mi dan mutiara, juga bisa diolah menjadi kue, salah satunya Kue Ongol-Ongol.
 
Porsi: 10 orang                                                                                     Waktu Masak: 30 menit
Bahan-Bahan
  • Sagu 100 gram atau 2 bulatan bola
  • Gula merah ukuran sedang 2 buah (sesuai selera)
  • Air 750 ml
  • Gula Pasir 7 sdm (sesuai selera)
  • Kelapa parut kupas 200 gram
Langkah Masak

Langkah 1
Rebus gula merah dalam air 250 ml hingga larut. Saring dan dinginkan sebentar.
Langkah 2
Rendam sagu dalam air, sisihkan sebentar sampai mengendap, buang airnya dan lakukan sebanyak 3 kali hingga airnya jernih, buang airnya dan Sagu siap digunakan.
Campur Sagu dengan gula merah cair, dan air 500 ml ke dalam wajan, aduk rata. Masukkan gula pasir, masak di atas api kecil sambil diaduk-aduk hingga mengental dan meletup-letup.
Langkah 3
Masukkan dalam wadah dan biarkan memadat. Potong-potong dan gulingkan di atas kelapa parut yang sudah dikukus.
Sajikan dalam keadaan hangat lebih enak loch ^_^

Selamat Menikmati…

Saturday, March 1, 2014

Membuat Makanan Dari Sagu (KAPURUNG)


Porsi untuk 4 orang
Bahan :
1.      Sagu (3 bulatan)
2.      Sayur-sayuran :
Bayam, Kacang Panjang, Rebung, Jantung Pisang, Terong
3.      Ikan Cakalang (1 ekor)
Bumbu kuah kuning :
1.      Kunyit mentah (½ sdt)
2.      Chili besar (2 biji)
3.      Asam (½ sdt)
4.      Serei (1 biji) keprek,
5.      Garam (1 sdm)
6.      Merica bubuk (½ sdt)
Bumbu halus :
1.      Tomat (3 buah)
2.      Lombok (7 biji)
3.      Kacang (1 sdm)
4.      Terasi (½ sdt)
Cara membuat:
1)      Rendam sagu dan didiamkan beberapa menit, saring terlebih dahulu, sisihkan.
2)      Masak air sampai mendidih, lalu siram ke sagu sampai agak keputihan.
3)      Sagu yang masih panas segera dibentuk bulat-bulat menggunakan sumpit.
4)      Ikan cakalang dimasak memakai kuah kuning.
5)      Sagu yang telah dibentuk dimasukkan ke kuah ikan.
6)      Potong sayur-sayuran dan masak sampai matang, sisihkan.
7)      Ulek / haluskan bumbu halus ditambah ikan sebagian.
8)      Campurkan menjadi satu ,bumbu,ikan,sagu dan sayur.
9)      Sajikan selagi hangat.